Karang Taruna Ngasinan Banyu Patut Dicontoh Pemuda Padukuhan Lain

Administrator 18 Oktober 2019 11:01:33 WIB

Rejosari (IR); Karang Taruna Rantau Ngasinan Padukuhan Banyu, Desa Rejosari, Kecamatan Semin, Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta, patut dicontoh dan ditiru oleh pemuda - pemudi Padukuhan lainnya, semangat membangun dusun perlu diacungi jempol dan dijadikan inspirasi oleh  padukuhan lainnya, hal ini dibuktikan dengan iuran swadaya dari pemuda - pemudi rantau Ngasinan Banyu untuk membuat penerangan jalan dusun dan pembatas pengaman talud dengan cor pralon yang diberikan stiker pospor dan akan menyala bila terkena sinar lampu.

heriyanto tokoh pemuda mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif teman - teman remaja rantau yang menginginkan kemajuan di padukuhan, mesti perantau kadang hanya sekali dalam setahun pulang kampung tetapi tidak pernah lupa kampung halaman, pembangunan dan kemajuan tanggungjawab kita semua, pemerintah, masyarakat, dan pribadi kita semua termasuk warga perantauan, bila kemarin untuk lampu pintu masuk masing - masing rumah sudah direalisasikan, saat kita mencoba lampu untuk jalan umum yang jauh dari pemukiman dan sekaligus rambu dan pengaman jalan, berupa tugu cor yang berasal dari pralor dan diberi stiker pospor.

Subandi Dukuh Banyu saat dikonfirmasi membenarkan ini adalah swadaya murni dari persatuan pemuda - pemudi Ngasinan di Perantauan dengan membangun penerangan jalan disepanjang jalan Bedil-Banyu, dan ini akan diselesaikan secara bertahap, untuk saat ini sudah digarap 10 titik, syukur allhamdulillah warga kami sadar, semua mau menyisihkan uangnya untuk iuran bareng membeli lampu dan pengaman, selain semakin maju, dusun juga nampak terang, seni, indah dan kita yakin besar manfaatnya, untuk saat ini yang kita upayakan adanya pemasangan meter PLN, lampu penerangan jalan, dan tugu pengaman, masing - masing anggota disepakati memberikan iuran sebasar Rp 300.000 (tiga ratus ribu rupiah) perorang, dengan anggota kita kurang - lebih 35 orang.

Paliyo Kepala Desa Rejosari mengapresiasi kegiatan ini, program yang sangat bagus dapat dicontoh oleh padukuhan lainnya, bila semua generasi muda mampu berkontribusi semacam ini proses pembangunan di Rejosari semakin cepat dan berkembang, Banyu perlu dicontoh oleh masyarakat lainnya, budaya gotong - royong, kerja bhakti, sambatan seperti Banyu perlu ditiru dan dilestarikan, ini ciri khas masyarakat ndeso yang harus kita sadari bersama.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 

Pencarian

Komentar Terkini

Media Sosial

TwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Pengunjung

Lokasi Rejosari

tampilkan dalam peta lebih besar